STRESS KERJA & POTENSINYA

STRESS …

stress
stress

Pagi itu adalah hari senin – “I hate monday..!” kata temen saya. Dia lagi pusing, pertengahan bulan ini uangnya sudah abis, istrinya minta dibelikan berlian, kreditan  rumah & motornya belum terbayarkan dan sialnya lagi, pagi-pagi si-Boss sudah marah-marah, gara-gara ulahnya yang me-mark-up budget tanpa itungan, huuh… cape’ deeeh…

stress …  stress …  stress
Apa itu Stress …???
Menurut Stephen Robin dalam bukunya Organizational Behaviour, menjelaskan bahwa Strss merupakan kondisi dinamik yang di dalamnya individu menghadapi peluang, kendala atau tuntutan yang terkait dengan apa yang sangat diinginkannya dan yang hasilnya dipersepsikan sebagai tidak pasti tetapi penting.

Tidak  selamanya stress itu negatif

Stress dapat menjadi peluang bila menawarkan potensi perolehan, sebagai contoh kinerja yang ditunjukkan oleh atlet saat menghadapi situasi – situasi yang mencekam ; ada lagi para profesional muda, melihat tekanan beban kerja berlebihan yang meningkatkan mutu kerja dan kepuasan kerja yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka. Individu-individu semacam itu, sering menggunakan stress positif untuk mengatasi masalah dan berkinerja lebih maksimal. Terkait dengan kendala, stress mencegah anda dari mengerjakan apa yang sangat anda inginkan. Begitu pula kaitannya dengan tuntutan, stress mengacu pada hilangnya sesuatu yang sangat diinginkan. So, bila Anda, misalnya sedang menjalani tinjauan kinerja tahunan di tempat kerja, anda akan merasakan stress, karena Anda menghadapi kesempatan, kendala dan tuntutan.

Tinjauan kinerja yang baik, dapat mendorong ke promosi, tanggungjawab yang lebih besar dan gaji yang lebih tinggi. Sebaliknya, tinjauan ulang kinerja yang buruk dapat menghalangi Anda dari perolehan promo / jabatan, malahan yang luar biasa buruk, mungkin dapat berakibat Anda di pecat…!
Potensi sumber Stress
Faktor Lingkungan : Ketidak pastian ekonomi, Ketidak pastian politik, Ketidak pastian teknologi
Faktor Organisasi : Tuntutan tugas, Tuntutan sarana, Tuntutan antar pribadi, Struktur organisasi, Kepemimpinan organisasi, Tahap perkembangan organisasi
Faktor Individu : Masalah keluarga, Masalah ekonomi, Kepribadian
stress_graph Stress yang dialami dapat berakibat buruk bagi kesehatan, sebagai konsekuensinya dapat menimbulkan gejala :
*Gejala Fisiologis : sakit kepala, tekanan darah tinggi, sakit hati
*Gejala Psikologis : Gelisah, Depresi, Penurunan kepuasan kerja
*Gejala Perilaku : Produktivitas, Absensi, Keluar Kerja

4 Comments

  1. Selamat berkarya dan berbagi.. salam sukses selalu..

  2. Jangan stres tooo yoooo,….

  3. Menurut fisika, Stress adalah tegangan. Strain adalah regangan. Mau yang tegang yang mana, itu semua karena stress tersebut. Kalo di fikiran, berarti yang stress ya fikirannya tersebut. Kalau fisiknya, maka fisik anda pasti juga akan merasa stress, tegang dan kaku. dan lain-lain. Jadi kalau bisa ya jangan stress, kecuali stress atau tegang yang dianjurkan bahkan termasuk ibadah. He he he he………….
    Salam Kenal. Nice Blog

  4. Stresss is stress….., menurut saya stress diakibatkan dari metabolisme tubuh yang tidak imbang ….., baik cairan darah yang membawa protien ke otak secara berangsur – angsur berkurang ataupun kandungan O2 yang sangat sedikit di otak, mengakibatkan rasa kecapaian dalam otot dana adanya serangan “malas” untuk mensuplai bahan tenaga.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s