Communication & Culture …

wayang_pandawa

Komunikasi adalah ketrampilan paling penting dalam hidup, kitapun menghabiskan waktu jam bangun kita untuk berkomunikasi. Membaca, menulis, berbicara dan mendengarkan, keempat aktivitas tersebut merupakan empat bentuk dasar komunikasi (Covey, 1997). Kata komunikasi berasal dari kata latin “communis” yang memiliki arti sama. Komunikasi mensyaratkan bahwa satu pikiran, satu makna dan satu pesan dianut sama yang merujuk pada berbagai hal dengan pengalaman, sehingga komunikasi dapat didefinisikan sebagai mekanisme yang menyebabkan adanya hubungan antar manusia dan yang memperkembangkan berbagai lambang pikiran, bersama-sama dengan sarana penyiarannya dalam ruang dan merekamnya dalam waktu (Cooley, 1909).

Pengertian lain dari komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal atau bahasa isyarat.  anusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman. Bentuk umum komunikasi manusia termasuk bahasa sinyal, bicara, tulisan, gesture, dan broadcasting. Komunikasi dapat berupa interaktif, transaktif, bertujuan, atau tak bertujuan.

communiMelalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain. Akan tetapi, komunikasi hanya akan efektif apabila pesan yang disampaikan dapat ditafsirkan sama oleh penerima pesan tersebut. Komunikasi sangat tergantung pada persepsi, dan sebaliknya persepsi sangat tergantung dengan komunikasi. Persepsi merupakan proses kognitif yang dialami oleh setiap orang didalam memahami komunikasi, baik melalui penglihatan, pendengaran, penghayatan, perasaan dan penciuman. Kunci untuk memahami persepsi adalah terletak pada pengenalan bahwa persepsi itu merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi dan bukannya suatu pencatatan yang benar terhadap situasi. Komunikasi membawa hubungan manusia dari hakekat ke eksistensi, yang mana, tanpa komunikasi hubungan manusia bagaikan citra tanpa bentuk.

Komunikasi timbul, karena seseorang ingin menyampaikan informasi kepada orang lain. Komunikasi tidak sekedar menyampaikan informasi melalui simbol-simbol yang dapat dilihat, didengar  dan dimengerti, tetapi juga proses penyampaian informasi secara keseluruhan termasuk didalamnya perasaan dan sikap dari orang yang menyampaikan tersebut. Informasi berasal dari proses pemikiran seseorang, dan di dalam berfikir, orang akan melibatkan segala cita rasanya.Demikian pula ketika informasi yang dihasilkan dari proses berfikir yang ingin disampaikan kepada orang lain, orang tersebut akan mempertimbangkan perasaan dan sikap yang tepat sehingga informasi tersebut membentuk pengertian dan persepsi yang sama bagi penerima.

globe-budayaLaju perkembangan informasi saat ini telah banyak memberikan informasi bagi semua kalangan yang membutuhkan maupun yang tidak. Maka tak salah bila dikatakan bahwa tata nilai sosial dan budaya kita berubah seiring dengan derasnya laju informasi yang melanda kita. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat, menurut Melville J.Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Sedangkan Andreas Eppink juga berpendapat, bahwa kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian, nilai, norma, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, serta segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. Pada fungsi komunikasi kultural, budaya menjadi bagian dari perilaku komunikasi dan pada gilirannya komunikasi-pun turut menentukan, memelihara, mengembangkan atau mewariskan budaya. “Budaya adalah komunikasi” dan “komunikasi adalah budaya” (Edward T.Hall), keduanya mempunyai hubungan timbal balik.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s